Wonogiri – Sebanyak 10 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Sendang secara sadar dan sukarela mengajukan graduasi mandiri. Keputusan ini diambil setelah para KPM merasa kondisi ekonomi keluarga mereka telah membaik dan mampu berdaya secara mandiri tanpa lagi bergantung pada bantuan sosial.
Salah satu KPM, Sri Purwaningsih, warga Dusun Kedung Areng, Desa Sendang, yang tercatat sebagai peserta PKH sejak tahun 2022, menyampaikan bahwa perubahan ekonomi keluarganya tidak lepas dari pendampingan yang konsisten dan berkelanjutan.
“Pendampingan yang kami terima sangat membantu, bukan hanya soal bantuan, tetapi juga cara berpikir dan mengelola kehidupan keluarga agar lebih mandiri,” ujarnya.
Graduasi mandiri merupakan proses keluarnya KPM dari program bantuan sosial karena kondisi ekonomi dan sosialnya telah meningkat.
Langkah ini menjadi indikator keberhasilan program pengentasan kemiskinan, di mana KPM tidak sekadar berhenti menerima bantuan, tetapi benar-benar mencapai kemandirian melalui peningkatan penghasilan, pengembangan usaha, serta stabilitas ekonomi keluarga.
Perubahan pola pikir dan kebiasaan para KPM di Desa Sendang turut didorong melalui kegiatan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) serta pemberdayaan yang dilakukan oleh pendamping sosial. Sinergi pendampingan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari Kementerian Sosial, Pemerintah Desa Sendang, hingga Dinas Sosial PPKB dan P3A Kabupaten Wonogiri.
Sebagai penutup, para KPM menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pendamping PKH, Toto Hastoadianto, atas dedikasi dan pendampingan yang telah diberikan. Graduasi mandiri ini diharapkan menjadi inspirasi bagi KPM lainnya untuk terus berusaha, berkembang, dan melangkah menuju kehidupan yang lebih sejahtera dan mandiri. (Toto_PKH)
Hari ini
Online
Hits hari ini
Total pengunjung
:
:
:
:
1
740990
25318
740990
Supported by : Girisahid Wonogiri